JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga 6 Agustus 2009, secara kumulatif kasus positif influenza A-H1N1 sebanyak 691 kasus terdiri atas 377 laki-laki dan 314 perempuan, serta tiga orang meninggal dunia. Tambahan kasus baru positif influenza A-H1N1 sebanyak 29 orang terdir i dari 13 laki-laki dan 16 perempuan.
Sebanyak 27 orang adalah WNI dan 2 orang WNA, Agus Purwadianto, Kepala Badan Lirbangkes Depkes di Jakarta, Jumat (7/8).
Ia menjelaskan, tambahan kasus baru berasal dari 7 provinsi yaitu: Banten (1 orang), DKI Jakarta (3 orang), Jawa Barat (8 orang), Kepri (1 orang), Bali (1 orang), Riau (13 orang) dan Yogyakarta (2 orang).
Mereka yang mempunyai riwayat perjalanan ke lua r negeri sebanyak 4 orang ( masing-masing 1 orang ke Amerika Serikat dan Malaysia dan 2 orang ), 21 orang tidak ada riwayat perjalanan ke luar negeri dan 4 orang tidak jelas riwayat perjalanannya.
Tjandra Yoga Aditama, Dirjen P engendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Depkes menambahkan, sampai saat ini sudah 21 provinsi yang mempunyai kasus positif influenza A-H1N1, yaitu : Bali, Banten, Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Sel atan, Kepri, Sulawesai Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Jambi, Riau, Kalimantan Tengah, Lampung, Kalimantan Barat dan Nusa Tenggara Barat.
Ditambahkan, secara kumulatif kasus positif influenza A H1N1 sampai 6 Agustus berjumlah 691 orang terdiri dari 377 laki-laki dan 314 perempuan serta 3 orang diantaranya meninggal dunia.
Rinciannya DKI Jakarta 245 orang, Bali 39 orang, Banten 115 orang, Jawa Barat 65 orang, Jawa Timur 66 orang, Jawa Tengah 13 orang, Sumatera Utara 11 orang, Sumatera Selatan 1 orang, Kepulauan Riau 5 orang, Yogyakarta 14 orang, Kalimantan Timur 10 orang, Sulawesi Utara 8 orang, Kalimantan Selatan 36 orang, Sulawesi Selatan 4 orang, Jambi 1 orang, Riau 2 orang, KalimantanT engah 3 orang, Lampung 28 orang, Kalimantan Barat 1 orang, NTB 1 orang, NTT 1 orang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang